TIK untuk Kehidupan, Pembelajaran dan Pekerjaan

14 Feb 2011


Learn ICT

Learn ICT

Jika tersedia sebuah mesin waktu. Marilah kita sejenak mengembara pada sebuah pusat kota pada tahun 1940an. Apa yang kita lihat? Kita melihat sebagian orang masih menggunakan kuda sebagai alat transportasi. Kita juga akan melihat masih sedikit orang yang menggunakan listrik sebagai alat penerangan.

Ada satu hal yang menarik dari tahun sebelum ditemukannya berbagai macam teknologi. Yakni, kesunyian. Kita mungkin tidak akan mendengar suara bising dari knalpot bis atau dari klakson mobil, peralatan elektronik, dsb. Semua terasa dan terlihat lambat.

Namun kini jaman berbeda. Waktu adalah benar-benar mempunyai arti sebagai uang. Bayangkan jika kita harus pergi dari Jakarta ke Medan. Berapa lama waktu yang dibutuhkan jika harus naik kereta kuda? Mungkin berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun! Tapi saat ini kita dapat dengan mudah naik pesawat terbang dari Jakarta dan tiba di Medan dua jam kemudian.

Banyak kemudahan yang kita peroleh dari berkembangnya teknologi. Dalam bidang perdagangan; mudahnya barang dan jasa yang dihasilkan di luar negeri dapat kita nikmati di sini, serta mudah pula dalam hal transaksi dengan tersedianya kartu debit dan kredit sehingga kita tidak perlu lagi membawa uang kertas dalam jumlah yang banyak. Dalam bidang kesehatan; ditemukannya berbagai obat-obatan yang sebelumnya tidak dapat dibuat tanpa bantuan teknologi kesehatan. Juga dalam hal tukar menukar informasi. Saat ini informasi apapun, dimanapun, dan kapanpun dapat kita peroleh dalam hitungan milisecond (1/1000 detik).

Dunia ini mengalami perkembangan perekonomian selama beberapa kali. Dahulu perekonomian dikuasai oleh sektor agraris, kemudian terjadi revolusi industri, dimana pemilik modal menguasai perekonomian. Saat ini faktor utama dalam pembangunan ekonomi bukanlah pada tanah, dan bukan pula pada modal. Saat ini kita memasuki sebuah era informasi dimana masyarakat yang ada saat ini adalah masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge based society). Semakin banyak dan semakin cepat kita memperoleh informasi, semakin besar peran kita dalam masyarakat.

Sekali lagi saya ingatkan bahwa saat ini Kita masih berada pada tahun 1940an. Kita jalan-jalan ke sebuah sekolah. Apa yang Kita lihat? Siswa sedang belajar menggunakan bangku dan guru berada di depan kelas menerangkan sebuah pelajaran menggunakan kapur dan penggaris.

Sekarang mari kita kembali lagi ke masa saat ini. Saat ini kita berada pada tahun 2010. Kita jalan-jalan ke sebuah sekolah di pelosok desa. Apa yang kita lihat? Siswa sedang belajar menggunakan bangku dan guru berada di depan kelas menerangkan (stop!!). Apa yang kita akan katakan mungkin tidak berbeda jauh dengan paragraph sebelumnya.

Dalam bidang perdagangan, kesehatan, transportasi, dan banyak hal lain mengalami perubahan dengan adanya teknologi. Namun, sekali lagi kita melihat keluar, dan datangi sekolah-sekolah. Apa yang telah berubah dengan adanya teknologi? Bagaimana pembelajaran dilakukan? Bagaimana guru mengajar?? Ya!!! Semua masih sama. Metode yang lama yang dipakai berpuluh-puluh tahun. Untuk rekan-rekan pendidik semuanya, marilah kita bertanya pada diri sendiri. Sanggupkah kita mengatakan bahwa anak-anak kita telah siap menghadapi masa depan yang penuh dengan teknologi?? Mampukah mereka bersaing di dunia kerja??

Pekerjaan rumah yang berat bagi Pahlawan Pembangun Insan Cendekia, mari kita mengubah kegiatan belajar mengajar di dalam kelas, dan menyiapkan Siswa kita untuk menghadapi masa depan dengan memanfaatkan produk teknologi yang tersedia


TAGS Pembelajaran ICT TIK


-

Author

Follow Me